Kisah Bocah Bimbang!!
Sepulang sekolah, para anak dan ibu-ibu mereka berkumpul berencana rekreasi bersama di Taman Wiladatika (nama kerennya Taman Bunga). Shabrina dan Muthia yang kedua orang tua mereka bekerja, hanya bisa diam melihat teman-teman mereka pergi jalan-jalan ..
Rasa iri pun muncul. Shabrina dan Muthia saling bertatapan, dan *BINGGO!!*
Akhirnya kami memutuskan pergi ke Taman Bungga dengan BERJALAN KAKI !!
Dengan gaya jagoan, kita sok tau jalan dan terus berjalan tanpa ada masalah, sampai akhirnya kita sampe di Taman Bunga!
Kebimbangan mulai muncul disana.
Pergulatan bathin antara anak kecil pun mulai timbul .. kami sadar tidak bisa masuk ke dalam taman Bunga.
Dalam keputusasaan akhirnya kami memutuskan untuk pulang ..
Di tenggah jalan kami menemukan uang RECEHAN!! Sangat berharga bagi kami saat itu .. kita langsung mencari telepon umum. Dan berusaha menelpon rumah kami masing-masing!
Pertama Shabrina mencoba menelpon rumahnya, tak ada jawaban ..
Akhirnya kami goyang-goyang telepon umum tersebut dan keluar lagi lah satu-satunya uang recehan yang kami punya.
Kedua saatnya Muthia menelpon, saat recehan harapan kami sudah masup, dengan santai Muthia bilang
“Bhin, aku lupa nomor telpon rumah aku” *pura-pura bego*
HENING . . .
Lalu kita mencoba menggoyang-goyangkan telpon umum itu lagi. Tapi telpon umum itu tidak mau berbaik hati untuk kedua kali ..
Kita pun melanjutkan perjalanan untuk pulang. Tiba-tiba Bhina Homesick! Dan menanggis .. karena sadar, KITA NYASAR!!
Muthia bingung, Bhina nangis makin keras, Muthia bimbang, Bhina triakk sambil nangis, Muthia diem, Bhina guling-gulingan di jalan ..
Muthia pergi ninggalin Bhina. *pura-pura gak kenal*
Haha.
Akhirnya ada orang yang berbaik hati menolonh kami, sekumpulan anak-anak remaja yang sedang bersepeda yang ternyata satu perumahan dengan kita, mengantarkan kita pulang .. terimakasihh kaka-kaka !!
Alhamdulilahh .. kami tidak di culik!
Dan mengapa kami tidak di culiik? Mungkin melihat penampilan kami yang kurus-kurus, mau di sate dagingnya juga dikit .. jadi mending gak usah kali.
Tapi sebenarnya kami makannya banyak lho!
Makanya hati-hati nyimpen makanan di rumah lagian kalo kami datang, bisa tiba-tiba raib mendadak ..
Waspadalah!!